Kamis, 16 Desember 2021

Event Today; edisi December16th 2021

Mengawali kegiatan pagi ini ditemani hujan yang terus mengguyur bumi sejak subuh. Membuka perjalanan dengan do'a agar segala urusan hari ini mudah dan lancar. Kabar pertama di WAG yang muncul kabar duka dari Ibu Eunike Pangaribuan. Setelah mengucapkan belasungkawa WAG dihentikan sementara untuk melanjutkan perjalanan menuju sekolah.

Hujan masih terus berlanjut. Cukup deras. Membuat kaca mobil menjadi buram dan perjalanan menjadi lebih lambat.

Sekitar pukul 7.30 wib, penulis sampai di sekolah. Membuka perpustakaan dan menyiapkan diri untuk mengawas ulangan PAS di kelas 8A. Setelah mengambil amplop soal di ruang guru yang diserahkan ibu Hastuti, penulis langsung membawa amplop dan begegas menuju kelas 8A.

Suasana di kelas sangat tertib. Siswa sudah duduk di dalam kelas dengan rapi. Beberapa siswa terlihat masih mengenakan jaket atau sweater. Pastinya untuk melindungi saat hujan di perjalanan tadi. Penulis selaku pengawas meminta siswa berjaket untuk melepas jaket di dalam kelas. Mereka pun mengerjakan dengan patuh. Hal ini bertujuan agar siswa kelihatan rapi dan tertib berseragam.

Pengawas memandu siswa berdoa menurut agama masing-masing sebelum memulai ulangan. Usai berdoa, pengawas membagikan lembar soal, lembar jawaban dan daftar hadir.

Siswa yang mengikuti Ulangan PAS ini di kelas 8A Gelombang 1 berjumlah 16 orang. Tidak ada yang absen. Semua hadir tepat waktu. Mata pelajaran pertama adalah SBK.

Sesaat setelah membagikan soal dan lembar jawaban, penulis menerima telephone dari Bapak Kepala Sekolah. Beliau menugaskan agar penulis menghadiri acara Penganugrahan Inovasi Perangkat Daerah (IGA). Hal ini dikarenakan guru penerima IGA award 2021, Ibu Lidya Ardiyan sedang berada di luar daerah. Sementara Bapak Kepala Sekolah harus mengikuti rapat penting MKKS pada waktu yabg sama.

Setelah mendapat Surat Tugas dari Bapak KepalĂ  Sekolah, penulis berangkat ke Kantor Bupati Kabupaten Deli Serdang.

Acara berlangsung di Aula Cendana dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Deli serdang, H.M. Ali Yusuf Siregar. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala Bapeda Kabupaten Deli Serdang. 

Selanjutnya, kata sambutan dari Ketua tim Juri lomba inovasi. Inovator adalah agen perubahan. Tujuan inovasi mencipatakan, melakukan perbaikan penyempurnaan dari sistem organisasi, material, bahan, desain kerja sesuai keadaan jaman agar diperoleh hasil optimal dan nilai tambah. Inovasi adalah temuan dan benefit. Setiap inovasi harus efektif dan efisien dikaitkan dengan teknologi 4.0 dalam bentuk koordinasi. Tujuan lain kegiatan inovasi untuk memotivasi inovator untuk terus berinovasi dan diadakan secara kontinyu. Terus berkarya dan jadikan karya sebagai amal ibadah.

Kepala Balitbang Prov. Sumut, Bapak Hariyanto Butar butar. Suatu bangsa dikatakan maju dilihat dari tingkat inovasi di negara tersebut. Kecepatan layanan dan menciptakan birokrasi yang produktif dan inovatif. Inovasi adalah reformasi birokrasi kontekstual. Sumut memiliki 44 inovasi. Kab delu serdang menjadi juara favorit ds mall. Inovasi berkaitan dengan masyarakat. Perbaikan secara bertahap dan meningkatkan kualitas layanan. Meningkatakan inovasi untuk terus berubah. Yang perlu ditingkatkan adalah kualitas inovasi. Kemendagri menilai inovasi dilihat dari efiesiensi inovasi tersebut. Inovasi yang berupa kebijakan mendapat poin yg tinggi dalam lomba inovasi yang bersifat mencakup banyak orang dan digunakan secara efisien. Harapnnya, ada perda tentang inovasi sebagai ukuran keberhasilan OPD. Diharapkan untuk mewajib satu OPD satu inovasi.

Para finalis IGA berjumlah 12. Deli serdang mall, Karindi, Kenang lemu, Gaplek online, Sipelakor, Rimote Tl, labdel membaca, perak kencana, bukcersi, open ended. 

H.M. Ali Yusuf Siregar dalam sambutannya membacakan kata sambutan dari Bupati Deli Serdang. Terimakasih kepada semua pihak yang berkaitan dengan tahapan inovasi. Inovasi adalah kunci untuk menyelesaikan masalah pembangunan daerah. Pemda mendorong ikovasi mellaui lomba yang melibatkan masyarakat luas. Bapeda memantau peningkatan dan perkembangan inovasi daerah. Berinovasi dan  tetap semangat untuk terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik.

Pemenang lomba inovasi daerah tahun 2021. Juara favorit diraih SMPN 1 Labuhan Deli dengan inovasi Labuhan Deli Membaca. Juara 3 diraih Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata dengan inovasi Kenang Lemu. Juara 2 diraih Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan inovasi Gaplek Online. Dan juara 1 diraih Dinas Pendidikan dengan inovasi Sipataloka Mesra Bertuah. Selain penghargaan tersebut diberikan juga penghargaan kepada juara Delser Idol 2021.

Setelah pengumuman juara inovasi daerah, acara dilanjutkan dengan mendengar kata sambutan dari Kepala Balitbang Kemendagri Dr. Agus Fathony, M.Si. Pada intinya beliau mengapresi kegiatan ini yang dilaksanakan Kabupaten Deli Serdang. Beliau juga menyampaikan bahwa inovasi merupakan perubahan yang dibuat dengan tujuan menyelesaikan masalah dan meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik. Bapeda bertugas memantau dan mengawasi perkembangan inovasi yang terjadi di daerah. Kegiatan ini akan diadakan setiap tahun sebagai alat ukur kualitas pelayanan publik.

Acara ditutup dengan foto bersama para juara dan pihak-pihak yang terkait dengan lomba inovasi ini.


Senin, 13 Desember 2021

PAS edisi 14 Desember 2021

Penilaian akhir semester (PAS) di SMPN 3 Lubuk Pakam pada hari Selasa tanggal empat belas Desember dua ribu dua puluh satu berjalan tertib dan lancar. Diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Bapak Kepala Sekolah, Mhd. Juhum, M.Pd. Beliau memberi penguatan kepada siswa agar tetap menyelesaikan seluruh tugas dari semua mata pelajaran di Google Classroom (GC). Tujuan utamanya agar siswa lebih giat dalam menyelesaikan tugas di GC sehingga tidak terkendala dalam pembagian Laporan Hasil Belajar Peserta Didik (LHBPD) semester ganjil tahun 2021. Beliau juga mengingatkan agar semua siswa tetap menjaga kebersihan kelas selama PAS berlangsung. Setelah apel pagi dilanjutkan dengan kegiatan PAS di kelas masing-masing. 

Pengawas PAS mengambil amplop soal di ruang guru dengan panitia pemandu Ibu Hastuti, M.Pd. Sesudah pengambilan amplop setiap pengawas memasuki ruang PAS masing-masing. Sekitar pukul delapan dua puluh ulangan PAS dimulai. Mata pelajaran pertama adalah PKn. Penulis mendapat tugas mengawas di kelas 9B gelombang 2 atau gelombang B. Jumlah peserta seluruhnya 16 orang. Peserta didik laki-laki berjumlah 8 orang dan perempuan 8 orang. Semuanya hadir tepat waktu. 

Para siswa mengikuti ulangan PAS dengan tertib. Tertib atribut, tertib sikap, dan tertib tempat. Semua siswa berpakaian seragam lengkap dengab atribut. Bersikap cukup kooperatif selama kegiatan berlangsung dengan cara mematuhi peraturan yang di sampaikan pengawas ruang dan permisi dengan sopan ketika akan ke kamar mandi. Secara mandiri siswa menjaga kebersihan kelas sehingga kelas tetap bersih dan rapi.




Satu hal yang menarik bagi penulis adalah pojok baca di kelas 9B yang belum dirapikan. Buku-buku Penulis meminta kepada seorang siswa yang menjadi duta baca untuk menertibkan buku bacaan di pojok baca agar lebih bermanfaat. 

Bel berbunyi, ulangan sesi pertama selesai. Pengawas mengumpulkan lembar jawaban dan lembar soal yang sudah dikerjakan siswa. Pengawas menyusun lembar jawaban sesuai nomor urut absensi siswa; mulai dari nomor terkecil hingga terbesar. Memasukkan semua lembar jawaban, lembar soal dan lembar daftar hadir ke dalam amplop mata pelajaran PKn. 

Sesi kedua dilanjutkan dengan amplop soal PJOK. Terdapat 16 eksemplar lembar soal dan jawaban serta 1 lembar daftar hadir. Setelah pengawas membagikan lembar soal, jawaban dan daftar hadir, siswa mengerjakan soal dengan tertib. 

Untuk menjawab soal, beberapa siswa menggunakan gestur sebagai alat bantu menjawab soal sebab PJOK merupakan mata pelajaran praktis yang harus dilakukan. Hal ini berlaku bagi siswa dengan gaya belajar kinestetis. Menggunakan gerakan tubuh menjadi cara belajar siswa dengan gaya belajar ini. Hal inilah yang penulis temukan di kelas 9B gelombang 2 ini. Siswa cenderung reaktif terhadap stimulus gerak.

Secara umum, penilaian akhir semester di kelas 9B berjalan lancar. Semoga sampai berakhir nantinya akan tetap lancar dan manfaat. Salam sukses.


Rabu, 08 Desember 2021

Evaluasi Pembelajaran Semester Ganjil (1)

 PAS day 1 

Kamis, 09 Desember 2021

Mengevaluasi pembelajaran merupakan salah satu tugas guru. Penilaian terhadap peserta didik pada akhir semester diselenggarakan dalam bentuk Penilaian Akhir Semester (PAS) setelah melalui pembelajaran daring dan luring selama satu semester serta pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) yang dimulai pada September 2021. PAS ini menjadi indikator evaluasi pembelajaran siswa dalam menilai pengetahuan yang mereka peroleh selama pembelajaran hybrid diberlakukan di sekolah. Berbagai kendala dihadapi selama proses pembelajaran berlangsung. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat guru untuk memacu siswa merampungkan tugas-tugas sebagai bukti keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajarnya.

Sesuai waktu yang sudah dijadwalkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang melalui unit pendidikan formal satuan pendidikan SMP Negeri 3 Lubuk Pakam maka Penilaian Akhir Semester dilaksanakan pada tanggal 9 - 22 Desember 2021. Pelaksanaan penilaian ini dilakukan secara tatap muka terbatas dengan jumlah peserta didik 16 orang setiap kelas. Pembagian gelombang kelas ini dibuat berdasarkan daftar absensi siswa. Nomor urut absensi 1 - 16 disebut sebagai gelombang A dan nomor urut absensi 17 - 32 disebut sebagai gelombang B. Kepengawasan penilaian ini dilakukan oleh guru-guru mata pelajaran yang ada di SMPN 3 Lubuk Pakam. Jadwal pengawas dibuat dengan penomoran untuk nama-nama pengawas. Hal ini bertujuan mengefektifkan jadwal kepengawasan PAS. 

Proses pelaksanaan PAS di hari pertama berjalan lancar. Diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Bapak Kepala Sekolah, Mhd. Juhum, M.Pd. Dalam arahannya beliau menyampaikan agar seluruh peserta didik tetap menjaga ketertiban dan kedisiplinan selama ulangan berlangsung. Peserta didik cukup tekun mendengarkan arahan tersebut. Setelah bubar barisan, semua peserta didik masuk ke kelas masing-masing dengan tertib.

Ulangan dimulai pukul 8.00 wib sampai pukul 10.00 wib. Sesi pertama ulangan adalah mata pelajaran Prakarya dengan jumlah soal 50 item. Sesi kedua mata pelajaran IPS dengan jumlah soal 50 item. Proses ulangan berjalan lancar. Siswa cukup tertib mengikuti ulangan. 

Penulis mendapat jadwal di kelas 9B dengan jumlah siswa 16 orang. Semua peserta didik di kelas ini hadir. Mereka juga sangat kooperatif dengan patuh terhadap peraturan sekolah baik mengenai atribut, prokes dan juga ketertiban dan kenyamanan kelas. Peserta didik memakai seragam lengkap, duduk dengan posisi zig zag agar berjarak satu dengan lainnya. Kondisi kelas 9B cukup nyaman dan bersih. Hal ini menjadi penilaian yang lebih baik bagi peserta didik 9B. Semoga keadaan seperti ini bisa terus berjalan lancar sampai selesainya penilaian akhir semester.